ANALISA SIX SIGMA PADA PROSES PEMBENGKOKAN (BENDING) MAIN WATER TUBE

  • Adhiela Noer Syaief Politeknik Negeri Tanah Laut

Abstract

Kemampuan menggunakan alat ukur untuk mengetahui gambaran proses produksi merupakan keunggulan bagi perusahaan-perusahaan. Apalagi dengan persaingan yang ketat menuntut perusahaan – perusahaan untuk bisa menentukan bahkan meningkatkan kualitas hasil produksinya. Salah satu alat ukur yang digunakan untuk mengetahui kualitas hasil produksi adalah dengan melakukan analisa SIX SIGMA. Analisa ini dilakukan di PT. INDOMARINE, analisa diawali dengan menetapkan karakteristik kualitas (CTQ), pengukuran variabel (DPMO dan Sigma Level) dan tahapan terakhir adalah perhitungan kemampuan proses (Process Capability).Berdasarkan perhitungan, maka didapatkan nilai DPMO sebesar 37’494 dan sigma level sebesar 3,28 sehingga kemampuan proses dalam ukuran nilai sigma adalah sebesar 3,28 sigma.
Published
2016-12-17
How to Cite
SYAIEF, Adhiela Noer. ANALISA SIX SIGMA PADA PROSES PEMBENGKOKAN (BENDING) MAIN WATER TUBE. Elemen : Jurnal Teknik Mesin, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 07-09, dec. 2016. ISSN 2581-2661. Available at: <http://je.politala.ac.id/index.php/JE/article/view/9>. Date accessed: 23 sep. 2019.
Section
Articles

Keywords

Six Sigma; DPMO; Sigma Level; Kemampuan Proses; CTQ

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.